What you expect from ordinary people Like me?
Puff. . . ![]()
Capek!. . .
Sesekali bawaannya pengen curhat lewat blog ini,
Serasa baru kemarin rasanya saya belajar bikin website, ngeblog, dan beraktifitas di dunia maya. Ga terasa itu sudah berlangsung selama hampir 2 tahun.
Serasa begitu menyenangkan ketika kita bisa mengenal orang-orang baru yang memiliki visi yang sama untuk terus belajar, bercanda tawa dengan mereka via email, forum, facebook, atau bahkan lewat sms & telp.
Namun ada kalanya kita tidak bisa menampikan bahwa kita sebenarnya punya kehidupan nyata & pribadi di luar sana, yang terkadang dengan beragam permasalahan pelik di dalamnya.

Inilah yang seringkali membuat perasaan saya sedikit banyak menjadi kacau, dan baik secara langsung maupun tidak, baik itu secara sadar ataupun tidak mempengaruhi mood kita dalam beraktifitas di tengah keseharian online kita.
Maaf jika adakalanya saya membalas email-email yang rekan-rekan kirim dengan singkat dan dengan kata-kata yang tidak berkenan di hati rekan rekan semua…
Maaf jika terkadang saya tidak selalu bisa me reply sms atau menjawab panggilan telpon rekan-rekan semua dengan segera, itupun adakalanya kalaupun di jawab dengan jawaban yang kurang begitu memuaskan…
Maaf juga jika terkadang saya menolak untuk berchat dengan rekan-rekan semua, terutama ketika mood saya sedang kurang bagus…
Karena saya hanyalah seorang manusia biasa yang masih perlu untuk banyak belajar, saya seringkali melakukan kesalahan, hilaf, bahkan tanpa saya sadari kata kata yang menyakitkan seringkali meluncur begitu saja dari mulut saya…
Berteman dengan saya tidak berati bahwa rekan rekan akan mendapatkan seorang figur sahabat yang bisa selalu sesuai dengan apa yang rekan-rekan harapkan. Seseorang yang selalu ada ketika di butuhkan, selalu setia membantu memecahkan setiap permasalahan yang rekan-rekan hadapi setiap saat.
Cuz I’m not a perfect friend,
The truth is…
I’m just an ordinary guy like any others!
Please, don’t expect too much from me ![]()
IMBuzzSoftware Paid Per Lead contest
Video Interview Tissa Godativarne


Hm… Jadi ingat perkataan mas Andrea Hirata:
“…Dan saya berusaha mendidik diri saya sendiri untuk tidak tergantung pada mood…”
pembelajar.com/andrea-hirata-menulis-untuk-menggerakkan
Iya ni hangga,
emang pada dasarnya aq tu orangnya masih mood-mood an
Masi banyak kekurangan & perlu banyak belajar, tp mugkin wajar juga kalo terkadang kita tiba pada titik jenuh kita…
Yaah… perlu sedikit refreshing kali…
ini sindentosca mo buat lagu baru ya??
ga ga mas just kid,
Haduuuh…
semirip itukah vi… ???
Hmm.. lagi curhat ya om….
Akhirnya blognya terisi juga dengan tulisan hati..
hahaha…
iya nie, perasaan lg sempet kacau kmaren.
hi bro…
kok dah gak update nulis lagi
seneng nih baca tulisan bro yang pebuh info dan bisa menjadi inspirasi
keep update yha
thx
w
Maap mas wawi
akhir akhir kmaren sempet ngelakuin kesalahan fatal, ampe blog ini beneran ga keurus banget…
sometime kita lupa bahwa kita pernah melakukan sesuatu yang bermanfaat tuk orang lain, bukankah itu membuat kita bahagia? ingst – ingatlah ketika kita di hadapkan pada tembok..
Makasih mas sigit bwt supportnya…
memang masih perlu lebih banyak waktu untuk proses pendewasan orang sperti saya ini…